kampunghilir

Just another WordPress.com site

Libya

Keinginan sebagian rakyat Libya terhadap perubahan politik, kebebasan dan tumbangnya rezim tirani adalah sesuatu yang wajar sebagai sebuah bangsa, apalagi rakyat di negara tetangga sebelah barat dan timur Libya (Tunisia dan Mesir) sudah mempeloporinya. Jika dilihat mengapa Libya sekarang ini bergejolak ada beberapa indikasi :

1. Gerakan revolusi ini dipicu juga oleh tangan besi penguasa kepada sebagian rakyat Libya yang melahirkan pelanggaran-  pelanggaran HAM berupa penangakapan dan pemenjaraan tanpa pengadilan kepada lawan-lawan politik atau yang bersikap kritis kepada penguasa. Terutama peristiwa penembakan 1000- an tahanan politik di penjara Abu Saleem.

2. Faktor Asing; Selama ini pemerintah Libya sangat ketat dalam kerjasama eksplorasi  minyak dengan perusahaan Eropa dan Amerika. Potensi minyak Libya yang sangat besar 46,4 milyar barel sangat menggiurkan bagi Eropa dan AS untuk menguasainya. Produksi minyak Libya sebelum revolusi mencapai 1,7 juta barel setiap hari. Produksi ini menyuplai 6 % kebutuhan minyak dunia. Dengan kapasitas produksi ini Libya menempati urutan ke 9 negara produsen minyak dunia dan urutan kelima di  dunia Arab setelah Arab Saudi, Iran, Iraq, dan Bahrain.

3. Kondisi Ekonomi, kehidupan yang sulit karena kebanyakan yang menikmati hasil minyakadalah pejabat pejabat yang dekat dengan penguasa.

Libya pasca serangan Barat ini diperkirakan akan menjadi  negara yang lemah secara militer, aset ekonomi dan ladang minyak akan dikuasai oleh AS-Eropa serta akan menjadi negara boneka asing.  Yang dimaksud Barat Libya harus keluar dari ‘kedikatatoran rezim’ dipastikan akan memasuki ‘tirani baru’ berupa imperialisme. Apalagi pernyataan delegasi oposisi ketika bertemu dengan Presiden Prancis Sarkozy yang menyatakan bahwa Libya akan menjadi negara demokrasi-sekuler, kalau ini terwujud maka Libya akan bergerak mundur berlawanan dengan tujuan revolusi di negara Arab lainnya,  yang pada umumnya bertujuan menggulingkan rezim tirani – diktator yang pro barat dan sekuler seperti Zainal Abidin maupun Husni Mubarak. Saat ini walaupun tidak secara eksplisit disebutkan sebagai negara Islam, tetapi kehidupan Islami sangat tampak di Libya. Menanggalkan jilbab bagi wanita Libya adalah hal tabu dimata masyarakat Libya. Prostitusi dan minuman keras secara resmi dilarang oleh pemerintah. Siaran TV dan radio didominasi oleh acara-acara dakwah dan bacaan al-Qur`an. Masjid dipenuhi jamaah sholat lima waktu. Masjid-masjid tersebar sangat banyak di Libya, bahkan saking banyaknya Libya disebut pula negara sejuta masjid.

Harap tahu, seperlima penduduk Libya (lebih satu juta orang)adalah penghafal al-Qur`an. Pergaulan bebas, kehidupan  hedonis-sekuler saat ini tidak tampak sebagaimana di Tunisia dan Mesir. Bahkan kalau kita naik taksi kita akan mendapatkan sopir  taksi asyik mendengarkan lantunan al-Qur`an lewat radio. Rakyat Libya sangat menjaga kultur Arab dan Islam, bangga dengan bahasa Arab dan akan menghormati orang asing yang berbicara dengan bahasa Arab. Inilah yang jarang diketahui banyak orang –bahkan sebagian rakyat Indonesia– yang ikut-ikutan mendukung menurunkan Qadhafi. Hanya ada satu jalan bagi penyelesaian konflik Libya agar negara itu  tidak hancur, yaitu dialog dan perundingan antara kelompok oposisi dan pemerintah Libya.

Jalan kekerasan bersenjata antara rakyat pro Qadhafi dan anti Qadhafi serta intrevensi militer asing bukanlah jalan yang tepat untuk keluar dari konflik yang ada. Masing-masing pihak harus mau duduk bersama mencari jalan tengah bagi perubahan, keadilan dan pembangunan Libya dengan tetap menjaga keutuhan nasional dan kemerdekaan Libya.

August 14, 2011 - Posted by | Artikel, Libya

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: